Rabu, 23 Januari 2013

Dana Bergulir


 
Program dana bergulir adalah bantuan perkuatan pemerintah dalam bentuk uang atau barang modal yang disalurkan kepada  Koperasi, Usaha Kecil Menengah (KUMK). Dana tersebut disalurkan melalui pola bergulir . Pola bergulir adalah cara memanfaatkan bantuan  kepada KUMK. Tata cara atau persyaratannya diatur dalam keputusan  Menteri KUKM.  Pola perguliran  ini di mulai tahun 2000 dan  merupakan salah satu terobosan Kementerian KUKM untuk membantu KUKM dalam rangka menstimulir pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui  kebijakan pembinaan dan pengembangan program KUKM.

Secara umum program dana bergulir  bertujuan untuk ;
(1) meningkatkan aktivitas ekonomi pedesaan,
(2) meningkatkan volume usaha koperasi dan UKM,
(3) meningkatkan penyerapan tenaga kerja,
(4) meningkatkan semangat berkoperasi,
(5) meningkatkan pendapatan anggota dan
(6) membangkitkan etos kerja.

Referensi

Selasa, 22 Januari 2013

Ruang lingkup manajemen keuangan


Manajemen keuangan merupakan manajemen terhadap fungsi-fungsi keuangan. Fungsi-fungsi keuangan tersebut meliputi bagaimana memeperoleh dana dan bagaimana menggunakan dana tersebut.

Manajemen keuangan dibagi menjadi :
A. Untuk memperoleh kas, untuk membelanjai investasi (keputusan pembelanjaan-fungsi mendapatkan dana)
B. Berapa banyak perusahaan melakukan investasi dan pada aktiva apa saja (keputusan investasi-fungsi menggunakan dana)

Kegiatan manajemen keuangan :
A. Perencanaan
B. Analisis
C. Pengendalian kegiatan keuangan.

Ada 3 jenis pembelanjaan :
1. Pembelanjaan berlebih-lebihan, yaitu jumlah uang yang tersedia lebih besar dari biaya yang dibutuhkan. Artinya banyak dana yang menganggur.
2. Pembelanjaan kurang cukup, yaitu jumlah uang yang tersedia kurang cukup untuk membiayai usaha.
3. Keseimbangan financial atau pembelanjaan normal, yaitu apabila perusahaan menjalankan fungsinya tidak menghadapi gangguan financial karena ada keseimbangan antara jumlah modal yang tersedia dengan jumlah modal yang di butuhkan.

Keputusan manajer keuangan :
A. Memperoleh dana (keputusan pendanaan)
B. Menggunakan dana (keputusan investasi)
C. Pembagian laba

Ruang lingkup masalah keuangan :
1. Public finance (keuangan negara)
Pelaku : pemerintah
Sumber : pajak dan retribusi
2. Analisis investasi surat berharga
    Pelaku : para investor (baik organisasi atau individu)
3. Keuangan internasional
    Pelaku : swasta, individu, pemerintah
4. Keuangan kelembagaan
    Pelaku : lembaga-lembaga keuangan (bank, perusahaan ansuransi, dana pensiun)
5. Manajemen keuangan
    Pelaku : perusahaan
    Sumber : masyarakat dan lembaga-lembaga keuangan

PPC - komputerisasi peranggaran


PPC adalah alat yang digunakan manajemen untuk melakukan kegiatan perencanaan atau planning dan controling.
Proses PPC adalah pengendalian dan perencanaan laba terpadu dari suatu proses yang dibuat untuk membantu manajemen secara efektif untuk melakukan fungsi perencanaan dan pengendalian.


Model PPC mencangkup :
1. Pembuatan dan aplikasi tujuan umum dan untuk organisasi.
2. Tujuan perusahaan
-   Tujuan umum
a. Financial : memperoleh keuntungan
b. Konsumen : membuat konsumen puas terhadap produk
c. Pemilik modal : perusahaan mewujudkan hubungan yang baik dengan pemilik modal.
-  Tujuan khusus
a. Financial : untuk mengolah pendapatan menjadi modal yang terus berputar
b. Konsumen : menyediakan prodak yang berkualitas
c. Pemilik modal
3. Pembuatan rencana laba jika panjang atau strategis secara urutan.
4. Pembuatan rencana laba jika pendek secara taktis menurut tanggung jawab yang dilimpahkan.
5. Pembuatan suatu sistem laporan untuk kerja berkala menurut tanggung jawab.
6. Pembuatan prosedur.

Konsep PPC
Garis besar konsep dasar PPC :
A. Proses yang mencakup perencanaan, pengaturan, staffig, pengarahan, dan pengendalian.
B. Komitmen manajemen terhadap partisipasi manajemen dari semua tingkat dalam organisasi.
C.Struktur organisasi yang dengan jelas menunjukkan pelimpahan wewenang dan tanggung jawab manajemen pada semua tingkat organisasi.
D. Proses perencanaan manajemen (tujuan umum, tujuan khusus, bentuk perencanaan strategis)
E. Proses pengendalian manajemen.
F. Koordinasi yang berkelanjutan dan konsisten dari semua fungsi manajemen.
G. Umpan baik dan umpan ke muka, dan perencanaan ulang melalui saluran komunikasi yang telah ditetapkan.
H. Perencanaan laba strategis atau  jangka panjang.
I. Perencanaan laba taktis atau jangka pendek.
J. Sistem akuntansi pertanggung jawaban.
K. Penggunaan prinsip pengecualian yang berkelanjutan.
L. Program manajemen yang memperhatikan faktor tingkah laku (komunikasi, dorongan)

Perencanaan manajemen dengan menggunakan PPC.
- tujuan utama perencanaan manajemen adalah untuk memberikan suatu proses umpan ke depan untuk operasi.
Pengendalian actual dibandingkan dengan rencana
 
Operasi kegiatan yang sebenarnya atau transformasi sumber daya.
 
Perencanaan, tujuan
sasaran
 
-                                     Umpan                                                 Pengulangan
                                      Kemuka                                                Evaluasi














 



    Perencanaan ulang


 

                                                              Umpan balik



Dimensi waktu dalam PPC
A. Carkawala perencanaan
Mengacu pada waktu yang akan datang dimana manajemen harus membuat rencana ((sampai sejauh mana (jangka waktu) rencana tersebut dibuat atau dilakukan)).
B. Berkaitan dengan penentuan waktu kegiatan rencana.

Pengendalian manajemen menggunakan PPC.
A. Untuk memastikan pencapaian tujuan, sasaran dan standar perusahaan.
B. Pengendalian mempunyai banyak segi. Seperti, pengawasan langsung, ungkapan lisan, memorandum tertulis, dan laporan kinerja.
C. Perencanaan dan pengendalian laba terpadu menekankan pada laporan.

Adaptasi organisasi terhadap PPC
A. Program perencanaan dan pengendalian laba terpadu bertumpu pada struktur organisasi yang sehat dan pembagian wewenang dan tanggung jawab yang jelas.
B. Tujuan struktur organisasi dan pelimpahan wewenang adalah untuk membentuk kerangka dalam mencapai tujuan pemisahal dengan cara yang baik dan berkelanjutam.
C. Pisat pertanggung jawaban diklasifikasikan :
- pusat biaya
- pusat pendapatan
- pusat laba
- pusat investasi

Koordinasi menggunakan PPC
Koordinasi adalah sinkronisasi atau penyelarasan tindakan perorangan dengan tujuan akhir setiap sub-unit organisasi dengan memperhatikan semua sub-divisi dan cara terpadu.

Peranggaran perusahaan


  Peranggaran adalah proses untuk perusahaan dan tata cara mengenai fungsi-fungsi dari anggaran.
Fungsi dari anggaran adalah untuk merencanakan sesuatu yang akan dilakukan sebelum dikerjakan, sebagai alat (pengkoordinasian) untuk mengatur kegiatana-kegiatan yang telah direncanakan sebagai pedoman kerja sehingga dapat dilakukan dengan berurutan.

Unsur-unsur yang melekat pada budget (alasan), berurutan dan sesuai :
A. Rencana (spesifikasi khusus)
- adanya ketidakpastian pada perusahaan tersebut dimasa yang akan datang.
- banyaknya alternatif dimana yang akan datang.
- rencana merupakan pedoman kerja perusahaan dimasa yang akan datang.
- rencana sebagai alat pengawasan terhadap pelaksanaan dimasa yang akan datang atau sebagai tolak ukur.
- rencana sebagai alat koordinasi kegiatan dari seluruh bagian yang ada diperusahaan.
B. Meliputi seluruh kegiatan dari kegiatan perusahaan : produksi, manajemen, biaya, administrasi, SDM.
C. Dinyatakan dalam unit (satuan) moneter.
D. Jangka waktu tertentu yang akan datang (tafsiran).

Berkaitan dengan jangka waktu :
A. Budget stategis
Jangka waktunya pada 1 periode atau 1 tahun.
B. Budget taktis
Jangka waktunya kurang dari 1 tahun.
- budget periode
- budget bertahap

Faktor yang mempengaruhi ketetapan penentuan jangka waktu periodenya budget :
A. Kas pasar
B. Posisi perusahaan dalam persaingan
C. Jenis budget yang dihasilkan,
- elastis : jika ada perubahan harga (naik), maka akan sedikit berpengaruh pada permintaan.
- inelastis : jika ada perubahan harga, maka akan sedikit berpengaruh pada penjualan (penggunaan jangka panjang)
Contoh, unsur selera konsumen : jangka panjang, seperti sabun
Unsur selera konsumen jangka pendek, seperti baju, celana.
D. Tersedianya data dan informasi untuk melakukan penaksiran.
E. Keberadaan perekonomian pada umumnya.

Kegunaan budget :
Sebagai alat pedoman kerja, sebagai pengkoordinasian kerja, sebagai tolak ukur atau alat pengawasan kerja.

Faktor-faktor yang mempengaruhi penyusunan budget :
A. Faktor intern (dapat diubah atau dapat diatur), seperti modal yang kurang kemudian ditambah, tenaga kerja yang kurang kemudian ditambah.
B. Faktor ekstern (tidak dapat diubah), seperti jumlah penduduk, sistem perekonomian negara.

Hubungan peranggaran dengan manajemen.
Budget sebagai alat bagi manajemen memiliki kelemahan :
A. Budget disesuaikan berdasarkan taksiran-taksiran.
B. Budget disusun dari berbagai data, baik yang controlabel dan non-controlabel.
C. Berhasil atau tidaknya pelaksanaan.

Tugas penyusun budget.
- bagian administrasi
- panitia budget
- draff budget (rancangan budget)
- budget yang definitif ( pengesahaan budget)

Isi budget.
A. Vorcasting budget, yaitu budget yang sudah dicangkup oleh seluruh kegiatan perusahaan
B. Rencana kegiatan perusahaan dijangka waktu mendatang
C. Financial budget
D. Budget operasional
E. Variabel budget
F. Analisa statistika dan matematika pembantu
G. Laporan budget